Wisata Pulau Permata Cinta, Benarkah Menyeramkan ?

Pulau Permata Cinta – Kalian pernah dengar Pulau Permata? Bagi kalian yang hobi travelling atau anak instagramable tentunya gak asing dong ya dengan pulau yang satu ini.

Dari pulau ini, Pantai Queen Artha, Pantai Puri Gading, Pantai Tirtayasa, dan Pantai Duta Wisata terlihat sangat jelas pada saat malam hari, bahkan untuk menuju ke Pulau Permata dapat melalui pantai-pantai tersebut dengan tarif penyeberangan yang berbeda-beda tergantung dari negosiasi yang kita lakukan kepada nelayan yang menyediakan jasa tersebut.

Lokasi Pulau Permata Cinta

Pulau ini terletak di perbatasan Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Pesawaran, akses pertama untuk menuju pulau ini yaitu kapal nelayan yang bersandar di pantai tak jauh dari dermaga tempat pelelangan ikan (TPI) lempasing yang menawarkan jasa penyeberangan menuju Pulau Permata.

Tiket Masuk Pulau Permata Cinta

Jenis TiketHarga
Penyebrangan pulang pergiRp. 15.000
Masuk PulauRp 10.000
Sewa PondokRp. 30.000

Harga tiket masuk yang dikenakan untuk dua kali penyeberangan pulang pergi ke pulau ini cukup murah loh, di bandrol harga Rp 15.000,00 per orangnya. Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di Pulau Permata pun tidak begitu lama hanya 5 menit.

Tetapi apabila cuaca tidak bersahabat, untuk menuju ke pulau ini dapat membutuhkan waktu sampai dengan 10 menit.

Bagi kalian yang hobi camping, atau yang mau prewed bisa memasukkan pulau ini ke dalam list salah satu destinasi kalian.

Untuk akses masuk pulau ini, kalian cukup membayar Rp. 10.000,00 per orangnya dan Rp 30.000,00 untuk biaya pondokan kemudian kalian bisa menikmati sepuasnya keindahan alam pulau ini.

Pengelola Pantai Permata Cinta

Kalian juga bisa menghubungi pihak pengelola Pulau Permata melalui nomor telepon 08124292420 atau 082269385451.

Fasilitas Pulau Permata

lokasi pulau permata
via@instagram.com

Sesampainya di Pulau Permata, kita akan disuguhkan dengan hamparan pasir berwarna putih dan air laut yang jernih bernuansa hijau nan indah.

Meskipun, pulau ini tidak memiliki lahan yang luas, Pulau ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata untuk bersantai, memancing bersama keluarga ataupun dengan kerabat dekat di akhir pekan dan pada waktu liburan sekolah.

Tidak hanya karena pasirnya yang berwarna putih bersih, pulau ini juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas seperti pondokan (gajebo) dan ayunan. Nah, untuk kalian yang memiliki seni fotografi, pulau ini memiliki spot jitu dengan pemandangan yang super keren terutama pada saat senja, yaitu jembatan kayu yang cukup panjang dan menjorong ke tepi laut.

Pada beberapa bagian jembatan kayu, terlihat ada penambahan gubuk (gajebo) di atas air laut yang kemungkinan akan dibangun resto atau cottage untuk menarik para wisatawan yang datang.

Untuk kedepannya, pihak pengelola pulau ini berencana untuk membuat penangkaran penyu dan menjadikannya sebagai ikon Pulau Permat ini serta menghidupkan kembali ekosistem terumbu karang sehingga dapat menambah keanekaragaman ikan yang ada di pulau ini.

Sejarah Pulau Permata

sejarah pulau permata lampung
via@instagram.com

Sebelum dinamai dengan nama Pulau Permata, ternyata pulau ini dijuluki dengan nama “Pulau Kubur”. Loh, kok serem gitu namanya? iyaaa, ternyata pulau ini memiliki khas 2 kuburan yang terletak cukup jauh dari titik awal kedatangan ke pulau ini.

Kuburan pertama sepanjang 2 meter yang tak ada namanya ini berada di atas bukit, sedangkan kuburan kedua berukuran kecil berada di pinggir bibir pantai.

Ternyata, pulau ini dulunya juga dijadikan tempat pembuangan mayat saat masa penjajahan Jepang, dan tempat pembuangan abu dalam ritual tionghoa. Oleh karena itu, penduduk setempat menamainya dengan sebutan “Pulau Kubur”.

Walaupun terkesan menyeramkan, pada saat malam hari pulau ini memiliki view yang unik dan cantik.

Pemandangan sorot lampu Kota Bandar Lampung pada malam hari menjadi kesan menawan bagi siapa saja yang datang dan menginap di pulau ini, sehingga untuk menghilangkan kesan menyeramkan yang ada di pulau ini, maka pulau ini dinamai dengan Pulau Permata.

Meskipun pulau ini belum sepenuhnya dikelola dengan baik dan masih dalam tahap pengembangan, pulau ini gak kalah cantik dengan destinasi pulau lain yang ada di Kota Bandar Lampung.

Leave a Comment

close